Bumi sudah memiliki Internet sejak dahulu kala

Alam memiliki Sistem Komunikasi Seperti Internet

Astronomi, Teknologi75 Dilihat

Sebelum WiFi, sebelum kabel fiber optik, bahkan sebelum manusia mengenal listrik, bumi ternyata sudah punya “sistem komunikasi alami” yang mirip internet.

Para ilmuwan menyebutnya “Jaringan Mycorrhizal”, atau lebih dikenal sebagai Wood Wide Web. Ini adalah jaringan bawah tanah dari jamur mikoriza yang menghubungkan akar-akar pohon dan tumbuhan di hutan, memungkinkan mereka bertukar air, nutrisi, bahkan informasi tentang ancaman seperti serangan hama atau kekeringan.

Penelitian dari Suzanne Simard, profesor ekologi hutan di University of British Columbia, membuktikan bahwa pohon-pohon bisa “berbicara” satu sama lain melalui jaringan ini. Pohon tua bahkan bisa mengirim nutrisi ke pohon muda yang kekurangan, seolah-olah sedang “mengirim file” ke teman di jaringan lokal.

 

Dan bukan hanya tumbuhan, bahkan atmosfer Bumi secara alami memancarkan frekuensi elektromagnetik (disebut resonansi Schumann) yang konstan, dan diyakini menjadi frekuensi “alami” Bumi yang selaras dengan otak manusia. Beberapa peneliti membandingkannya dengan frekuensi rendah dalam sistem komunikasi modern seakan-akan Bumi sudah “online” sejak jutaan tahun yang lalu.

Sumber kredibel:

  • Simard, S. (2021). Finding the Mother Tree
  • BBC Earth: “The Secret Language of Trees”
  • Nature Communications (2016): “Mycorrhizal networks facilitate tree communication”
  • NASA: “Earth’s Natural Electromagnetic Environment”

Jadi, sebelum manusia menciptakan WiFi, alam ternyata sudah terlebih dahulu menciptakan “jaringan nirkabelnya sendiri” untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Pertanyaannya sekarang: apakah manusia benar-benar penemu pertama “internet”? Atau kita hanya meniru apa yang alam sudah lakukan sejak awal?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *