oleh

Penyakit Bell’s Palsy yang menyerang Kaum Muda belakangan ini


Akhir-akhir ini ditemukan sebuah penyakit yang jarang terdengar yaitu Bell’s Palsy. Penyakit ini tidak berbahaya dan sering dikaitkan dengan penyakit stroke. Namun, nyatanya kedua penyakit ini berbeda. jadi untuk lebih mengetahuinya mari kita simak artikel berikut ini.

Apa itu Bell’s Palsy?

Bell’s Palsy adalah penyakit dengan diagnosis yang sering dikaitkan dengan kelumpuhan saraf wajah tepatnya pada satu sisi otot wajah, penyakit ini menyebabkan penderita tidak mampu dalam menggerakkan sisi otot wajah yang terkena selama beberapa minggu hingga bulan.

Seberapa bahayakah Bell’s Palsy dan dapat menyerang siapa?

Bell’s Palsy dapat menyerang usia berapapun secara tiba-tiba tetapi tidak bersifat permanen dan tidak berbahaya, akan tetapi ditemukan dari beberapa kasus yang menyatakan bahwa Bell’s Palsy dapat menyebabkan insufisiensi oral sementara yang cukup parah dan ketidakmampuan penderita untuk menutup kelopak mata dan, dapat bersifat permanen dan dapat menganggu indera pengecap.

Apa penyebab dari Bell’s Palsy?

Penyebab dari Bell’s Palsy sendiri masih belum dapat dipastikan secara medis. Beberapa sumber yang telah tervalidasi menyatakan bahwa penyakit ini dapat terpicu dari infeksi virus, peradangan yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, maupun paparan angin (AC, kipas, angin alam) secara langsung.

Bagaimana cara penyembuhan dan penanganannya?

Karena belum adanya tindakan medis yang efektif oleh karena itu Bell’s Palsy sulit untuk dicegah, akan tetapi risiko untuk terkena penyakit tersebut dapat dikurangi dengan upaya sebagai berikut :

1. Mengkonsumsi makanan bergizi :

Dengan vitamin dan mineral serta serat yang terdapat dalam sayuran dan buah-buahan menjadi salah satu faktor pendorong untuk mengurangi risiko terdampak penyakit Bell’s palsy.

2. Berolahraga secara rutin :

Hal ini dibutuhkan agar sistem saraf dalam tubuh dapat bekerja dengan baik yang dimana jika sistem saraf dalam tubuh terjaga dengan baik akan membantu mengurangi risiko terserang penyakit Bell’s palsy.

3. Istirahat yang cukup :

Hal ini dapat kita terapkan pada jam tidur yang cukup, dimana jam tidur normalnya 8 jam per hari. Istirahat yang cukup juga dapat memperbaiki pola pikiran dimana hal tersebut akan terhindar dari stress.

4. Menghindari paparan angin atau udara dingin secara langsung :

Bell’s palsy dapat menyerang saat penderita terkena angin maupun hal dingin secara langsung pada salah satu sisi wajah. Misalnya bagi pengendara sepeda motor diharapkan menggunakan masker ataupun helm agar tidak terkena udara dingin secara langsung. Kemudian, bagi yang menggunakan AC atau Kipas angin dirumahnya diharapkan menghindari arah angin secara langsung ke wajah. Lalu, bagi yang berkendara pada malam hari diharapkan setelah pulang langsung mandi air hangat supaya sistem saraf tidak terganggu.

5. Melakukan Medical Check-up secara berkala :

Melalui medical check-up ini kita dapat mengetahui kondisi kesehatan sehingga kita dapat mengetahui hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Berikut tentang Bell’s Palsy yang menyerang kaum muda saat ini. semoga kita dapat menjaga kesehatan dan semoga artikel ini bermanfaat ya.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.