oleh

Mengenal apa itu Ramsay Hunt Syndrome atau Sindrom Ramsay Hunt


Baru-baru ini banyak diberitakan di banyak Media, bahwa Justin Bieber terkena Syndrome Ramsay Hunt. Lalu apa ini yang dimaksud dengan Syndrome Ramsay Hunt. Mari kita lihat apa penyebab, gejala dan dampak dari Sindrom yang satu ini.

Apa itu Syndrome Ramsay Hunt?

Sindrom Ramsay Hunt atau Ramsay Hunt syndrome adalah sekelompok gejala akibat komplikasi herpes zoster atau cacar api. Nama lain untuk sindrom ini adalah zoster geniculate, herpes zoster oticus, dan herpes geniculate ganglionitis.

Kondisi ini juga dapat terjadi setelah seseorang sembuh dari cacar air. Ini dikarenakan penyebab cacar air dan cacar api adalah virus yang sama, yaitu varicella-zoster. Sindrom Ramsay Hunt menyebabkan munculnya ruam kulit yang terasa sakit di sekitar telinga, wajah, atau mulut.

Pengobatan yang dilakukan dengan cepat dapat mengurangi risiko komplikasi yang dapat menyebabkan lemahnya otot wajah dan hilangnya pendengaran secara permanen.

Umumkah Penyakit Syndrome ini?

Sindrom ini lebih banyak dijumpai pada pasien berusia dewasa, baik yang berjenis laki-laki maupun perempuan. Namun, dalam beberapa kasus yang jarang ditemukan, sindrom ini juga bisa dialami oleh anak-anak.

Lalu, apa Genjala yang timbul akibat penyakit ini?

Menurut laman Mayo Clinic, ada 2 gejala utama dari sindrom Ramsay Hunt, yaitu:

  • Ruam kemerahan yang terasa sakit dengan bintil-bintil berisi cairan, di dalam dan sekitar telinga.
  • Paralisis atau kondisi lumpuh pada bagian wajah yang terdapat ruam.

Biasanya, ruam dan kelumpuhan wajah terjadi pada saat bersamaan. Namun, bisa saja ruam muncul terlebih dahulu, begitu pula sebaliknya.

Sindrom ini juga mungkin dapat menimbulkan gejala-gejala lain, seperti:

  • Sakit telinga
  • Pendengaran memburuk
  • Telinga berdengung (tinnitus)
  • Kesulitan menutup salah satu mata
  • Merasa seperti berputar atau kliyengan (vertigo)
  • Perubahan pada indra pengecap, atau kehilangan kemampuan mengecap makanan
  • Mulut dan mata kering

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Bagaimana dengan penyebab dari Sindrom yang satu ini?

Penyebab utama sindrom ini adalah infeksi virus yang sama dengan penyebab cacar api dan cacar air, yaitu varicella-zoster. Virus ini diyakini menginfeksi saraf wajah yang terletak dekat telinga bagian dalam. Ini yang menyebabkan terjadinya iritasi dan pembengkakan pada saraf-saraf tersebut.

Seseorang yang sudah pernah terkena cacar dan sembuh mungkin masih memiliki virus tersisa di dalam sarafnya. Namun, virus akan berada dalam fase “tertidur”.

Beberapa tahun kemudian, virus tersebut dapat aktif kembali dan menyebabkan gejala-gejala sindrom Ramsay Hunt, terutama jika sistem imun tubuh melemah.

Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Sindrom ini?

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena sindrom ini. Namun, penting untuk diingat bahwa memiliki salah satu dari beberapa faktor risiko di bawah bukan berarti Anda pasti akan terkena kondisi ini.

Faktor-faktor risiko hanyalah beberapa kondisi yang dapat memperbesar peluang Anda untuk mengalami suatu penyakit atau gangguan medis.

Berikut adalah beberapa faktor risiko dari sindrom Ramsay Hunt:

  • Berusia di atas 60 tahun
  • Pernah menderita cacar air atau cacar api
  • Memiliki sistem imun tubuh yang lemah
  • Belum pernah mendapatkan vaksinasi cacar
  • Bayi yang baru lahir
  • Ibu hamil

Sekian pembahasan tentang Syndrome Ramsay Hunt, semoga dapat membantu. Terimakasih sudah membaca.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.